Mesin Coding

Perawatan Mesin Coding dilakukan supaya mesin tetap berada pada kondisi prima tiap kali digunakan. Agar siap dipergunakan untuk menunjang proses produksi. Oleh karena itu rawatlah selalu mesin coding supaya lebih awet.

Mesin Coding

Mesin Coding atau Mesin Expired Date ialah alat yang digunakan untuk membuat kode yang menunjukan kode produksi, masa kadaluarsa produk dan kode lainnya pada sebuah kemasan. Mesin expired date banyak digunakan di industri pemasaran, semua industri besar maupun kecil sangat membutuhkan mesin ini, tergantung dari kapasitas industri dan juga kapasitas produksi.

 

Berikut ini ada beberapa cara perawatan mesin coding uyang harus anda lakukan agar mesin coding anda tetap awet dan selalu dalam kondisi prima tiap kali digunakan

 

Cara Merawat

  • Bersihkan mesin setelah pemakaian.
  • Gunakan mesin sesuai dengan waktu yang disarankan, ± 4 jam pemakaian istirahat. ± 1jam kemudian bisa digunakan kembali.
  • Bagian karakter harus dibersihkan
  • Periksa bantalan silicon karena penggunaannya yang intensif dapat membuat karet silicon tersebut memuai.

Model Mesin Coding dan Fungsinya

  • DY-6 || DY-8: Mesin Kode manual banyak digunakan untuk pebisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) awal karena harganya yang terjangkau dan sangat mudah pengoperasiannya. Mesin ini juga dilengkapi aksesoris untuk mencetak kata-kata umum seperti EXP, MFG, DATE, dan juga angka 0-9 yang menggunakan tinta ribbon
  • HP-280: Berikutnya mesin cetak kode semiotomatis. Mesin ini akan secara otomatis melakukan cap kode apabila plastik diletakkan di area pencetakan. Mesin cetak kode semiotomatis juga dilengkapi dengan pedal kaki apabila ingin difungsikan secara manual.
  • MY-380F/W: Selanjutnya mesin cetak kode otomatis. Mesin ini memiliki konsep seperti mesin fotokopi. Letakkan tumpukan plastik yang ingin dicetak di meja mesin, lalu secara otomatis akan melakukan proses pencetakan dengan cepat.

Cara Menggunakan Mesin Manual Coding DY-8

  • Lakukan pemasangan pita koding. Mesin ini memiliki metode manual yang perlu Anda atur sendiri. Jadi Anda perlu melakukannya secara perlahan dan teliti. Perhatikan alur pemasangan jangan sampai salah. Pita koding memiliki peranan penting dalam mencetak kode. Pita koding adalah bahan pencetak karakter ke media plastik, kertas, dan lain-lain.
  • Pasang karakter kode sesuai kebutuhan. Karakter yang dimaksud adalah tanggal kadaluarsa yang ingin dicetak sesuai kebutuhan. Anda juga perlu memasukkan karakter satu per satu ke moulding dengan sejajar dan beraturan.
  • Pasang cetakan dan kencangkan pita koding. Masukkan moulding ke mesin, lalu kencangkan pita koding. Mengencangkan pita juga bertujuan agar hasil kode kadaluarsa yang dicetak presisi dan sejajar sesuai keinginan.
  • Nyalakan mesin dan atur sesuai kebutuhan. Jika langkah-langkah sebelumnya sudah dilakukan, Anda bisa menyalakan mesin dengan menekan tombol Berikutnya atur suhu panas sesuai bahan kemasan yang akan dicetak kode. Lalu diamkan 15 menit untuk mengeluarkan suhu panasnya terlebih dahulu.
  • Letakkan kemasan di bawah pencetak kode. Letakkan kemasan dengan posisi yang sejajar atau sesuai keinginan di bawah pencetak kode.
  • Mesin siap digunakan. Berikutnya Anda dapat menurunkan tuas untuk proses pencetakan kode kadaluarsa ke atas kemasan. Angkat tuas kembali untuk melihat hasil cetak tanggal kadaluarsa.

 

Demikian pembahasannya tentang cara merawat mesin coding yang digunakan dalam pengkodean produksi pada kemasan produk. Mulai dari kode produksi, tanggal pembuatan, hingga tanggal kedaluarsa produk. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.